BERANDA
PROGRAM STUDI 
S1 ADMINISTRASI NIAGA
D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
D1 MANAJEMEN ADMINISTRASI
D4 SEKRETARI
D3 SEKRETARI
D1 SEKRETARI
S1 MANAJEMEN
S1 AKUNTANSI
S2 MAGISTER MANAJEMEN
S1 SISTEM INFORMASI

 

 
D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN PRODUCT KNOWLEDGE TERHADAP KINERJA CUSTOMER SERVICE REPRESENTATIVE PADA PT. MNC Sky Vision

Penulis : Abner Madjid Syarief | Tahun : 2017

Download File(s) | File 1 |


Abstrak

Pengaruh antara pelatihan Product knowledge dengan kinerja CSR signifikan jika dilihat dari angka probabilitas (sig) sebesar 0,000 yang mana angka tersebut lebih kecil dari 0,05. Jika angka probabilitas < dari 0,05, artinya ada pengaruh yang signifikan antara kedua variabel tersebut.
Dari data ouput korelasi antara Product knowledge (X) dengan Kinerja Customer Service didapatkan angka korelasinya sebesar 0.616. Karena bernilai > 0, maka hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang positif (+) antara Product knowledge dengan Kinerja Customer Service. Tanda positif menunjukkan juga bahwa semakin meningkatnya Product knowledge, maka memungkinkan semakin meningkat pula Kinerja Customer Service. pengaruh antara kedua variabel termasuk dalam kategori tinggi (0,599 - 7,00 ).


Kata Kunci : PELATIHAN DAN KINERJA

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT MERPATI NUSANTARA AIRLINES

Penulis : Abner Madjid Syarief dan Deice Listianingsih | Tahun : 2016

Download File(s) | File 1 |


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui sejauh mana hubungan dan pengaruh antara pelayanan dan kepuasan pelanggan, dimana pelayanan sangatlah menentukan kepuasaan pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan buku-buku yang berhubungan dengan judul penelitian dengan melakukan penelitian lapangan dan membagikan kuesioner kepada karyawan yang sedang bekerja pada PT.Merpati Nusantara Airlines. Penelitian analisis data menggunakan analisis koefisien korelasi, analisis regresi linear sederhana, analisis koefisien penentu dan uji hipotesis. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah dengan Ґ = 0,12, maka hubungan antara pelayanan dengan kepuasan pelanggan “sangat lemah”, dengan persamaan regresinya yaitu Y = 27,49 + 0,07X, analisis koefisien penentu sebesar 1,14% hal ini berarti pelayanan terhadap kepuasan pelanggan akan berpengaruh sebesar 1,14%, sedangkan sisanya 98,56% dipengaruhi oleh faktor lainnya, analisis uji hipotesis menunjukkan zhit = 0,57 > ztab = 2,00 dengan demikian Ho = diterima dan Ha = ditolak. Hal ini berarti tidak pengaruh antara pelayanan (variabel X) dan kepuasan pelanggan (variabel Y ).

Kata Kunci : PELAYANAN dan KEPUASAN

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
PENGGUNAAN INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY TERHADAP KINERJA SEKRETARIS PADA PT. GMF AEROASIA

Penulis : Imam Jayadi, SE, MM | Tahun : 2015

Download File(s) | File 1 |


Penggunaan Information and Communication Technology Terhadap Kinerja Sekretaris”
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan dan pengaruh penggunaan Information and Communication Technology terhadap Kinerja Sekretaris pada PT. GMF Aeroasia, Penelitian yang dilakukan adalah penelitian survey dengan sample adalah para karyawan PT. GMF Aeroasia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis koefisien korelasi, analisis regresi linier sederhana dan analisis koefisien penentu.
Hasil penelitian dengan korelasi menyatakan bahwa variabel X Penggunaan Information dan Communication Technology (ICT) dengan variabel Y (kinerja Sekretaris) diperoleh angka r = 0.859 yang berarti pengaruh Penggunaan Information dan Communication Technology (ICT) terhadap kinerja Sekretaris adalah sangat baik (berada pada interval 0,80-1.00 = sangat baik) sedangkan r square adalah 0.738 atau sebesar 73,8 % dari hubungan variabel penggunaan Information dan Communication Technology (ICT) bisa dijelaskan oleh variabel kinerja Sekretaris sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain diluar indikator yang ada pada kedua variabel tersebut sebesar 26,2 %.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara penggunaan Information dan Communication Technology (ICT) terhadap kinerja Sekretaris.

Kata Kunci : Penggunaan Information and Communication Technology, Kinerja Sekretaris

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
PERSONAL SELLING DALAM PENINGKATAN PENJUALAN COCA COLA DISTRIBUTION INDONESAI JAKARTA TIMUR

Download File(s) | File 1 |


Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kegiatan personal selling pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur. Untuk mengetahui pengaruh kegiatan personal selling terhadap volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distributin Indonesia Jakrta Timur.
Nilai persamaan regresi adalah sebesar Y = -347.314.947125 + 52.957,8127 X. Nilai konstanta ( a ) sebesar menunjukan bahwa kegiatan personal selling tidak ada atau (X=0) maka volume penjualan minuman ringan sebesar . Sedangkan nilai koefisien regresi b = 52.957,8127 mengandung arti bahwa setiap kegiatan personal selling ( Variabel X ) bertambah satu satuan, maka variabel volume penjualan produk minuman ringan ( Variabel Y ) akan meningkat sebesar 52.957,8127 satu satuan dan begitu pula sebaliknya, dengan demikian dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa variabel kegiatan personal selling berpengaruh positif meningkatkan volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca – Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur.
Hasil perhitungan koefisien korelasi (r) diperoleh sebesar 0,51800. Hal ini mengandung arti bahwa derajat hubungan antara variabel kegiatan personal selling dengan volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur adalah Sedang.
Hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,2683 = 26,83 % hal ini dapat diinterprestasikan bahwa besarnya kontribusi variabel kegiatan personal selling terhadap variabel volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur adalah sebesar 26,83% dan sisanya sebesar 73,17% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dengan demikian kegiatan personal selling mempunyai kontribusi yang cukup besar terhadap volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur.
Uji signifikan koefisien korelasi menunjukan bahwa nilai sebesar 1,915 lebih besar dari yaitu 1,812. Hal ini mengandung makna bahwa hipotesis nol (Ho) yang menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan personal selling terhadap volume penjualan minuman ringan pada PT. Coca-Cola Distribution Indonesia Jakarta Timur
Kata Kunci : Personal Selling, dan Peningkatan Penjualan

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO PERENCANAAN KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA (KEMENPORA)

Download File(s) | File 1 |


Motivasi terbentuk dari sikap pegawai dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan yang merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri pegawai yang terarah untuk mencapai tujuan perusahaan. Dimana sikap mental karyawan yang positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk dapat mencapai kinerja semaksimal mungkin. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah pengumpulan data dengan memberikan kuesioner terhadap 40 orang responden pada karyawan di Biro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dari hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pegawai di Biro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olahraga terdiri dari laki-laki sebanyak 24 orang (60%) dan perempuan sebanyak 16 orang (40%). Sebanyak 20 orang (50%) berusia 20 – 30 tahun, sebanyak 8 orang (20%) berusia 31 – 40 tahun, 12 orang (30%) berusia antara 41 – 50 tahun. Untuk status pendidikan responden yaitu sebanyak 4 orang (10%) berstatus pendidikan Diploma III (DIII), sebanyak 30 orang (75%) berstatus pendidikan Sarjana (S1) dan 8 orang (15%) berstatus pendidikan Sarjana (S2). Responden yang mempunyai masa kerja 1 – 3 tahun sebanyak 16 orang (40%), 3 – 5 tahun sebanyak 9 orang (22,5%), dan masa kerja >5 tahun sebanyak 15 orang (37.5%). Nilai rata-rata (mean) persentasi (%) dari variabel motivasi adalah 51,25%. Dimana nilai Persentase (%) indikator tertinggi (maximum) pada variabel motivasi adalah 62,5%. Sedangkan nilai persentase
(%) indikator terendah (minimum) pada variabel kinerja pegawai adalah 42,5%. Nilai rata-rata (mean) persentasi dari variabel kinerja pegawai adalah 50,75%. Dimana nilai persentase (%) indikator tertinggi (maximum) pada variabel kinerja pegawai adalah 67,5%. Sedangkan nilai persentase (%) indikator terendah (minimum) pada variabel kinerja pegawai adalah 32,5%. Jadi korelasi motivasi terhadap kinerja pegawai (r) sebesar 0,6044 yang berarti pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan adalah baik, sedangkan koefisien penentu (r2) sebesar 0,365 ini berarti pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Biro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olahraga masih banyak ditentukan oleh faktor luar dari kedua variabel tersebut di atas dengan nilai sebesar 99.63%.Hasil perhitungan regresi linear didapat hubungan fungsional y = 10.613 + 0.655x. Hal ini berarti pada setiap penambahan 1(satu) unit motivasi maka nilai kinerja pegawai sebesar 11.268 (dari 10.613 + 0.655 = 11.268) demikian sebaliknya, pengurangan 1 (satu) unit kinerja pegawai akan berkurang sebesar 9.958 (dari 10.613 - 0.655 = 9.958).
Kata kunci: Motivasi dan Kinerja Pegawai

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. MANDIRI TRANS UTAMA

Download File(s) | File 1 |


Kajian utama dalam penelitian ini adalah mengenai analisis hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT Mandiri Trans Utama. Dimana pengembangan pembahasan berdasarkan data-data yang terkumpul langsung dari PT Mandiri Trans Utama dengan menggunakan analisis koefisien berganda yang dibantu dengan aplikasi SPSS 17, akan terlihat bahwa kualitas pelayanan mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pelanggan.
Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada para pelanggan dan dengan demikian dapat meningkatkan kemajuan perusahaan. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi kepuasan pelanggan dan persepsi pelanggan terhadap mutu pelayanan adalah bagaimana menangani keluhan pelanggan.
Dari hasil perhitungan koefisien korelasi antara kualitas pelayanan terhadapa kepuasan pelanggan diperoleh nilai r = 84% (sangat memuaskan) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dalam tingkat sangat baik. Selain itu diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar (R2) 70% hal ini menunjukan bahwa kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan sebesar 70% dan sisanya sebesar 30% dipengaruhi oleh faktor lain.
Secara keseluruhan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada PT Mandiri Trans Utama adalah memuaskan
Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan dan PT Mandiri Trans Utama

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
HUBUNGAN MOTIVASI TERHADAP PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. INDOLAKTO

Download File(s) | File 1 |


Nilai rata-rata setiap indikator pada variabel motivasi adalah baik. Demikian pula, total nilai variabel motivasi (X) secara keseluruhan 3,42 memiliki nilai rata-rata adalah baik.
Nilai rata-rata setiap indikator pada variabel Prestasi kerja adalah baik. Demikian pula, total nilai variabel pencitraan PMI (Y) secara keseluruhan 3,69 memiliki nilai rata-rata adalah baik.
Hasil uji Regresi Sederhana, a: Nilai y bila x = 0 (konstan). Nilai konstanta sebesar 22,882 bila X=0, maka Y=22,882. Bila b (+) maka Y juga naik, Penambahan 1 point pada Motivasi maka 22,882+(1+0,481)=24,363. Bila (-) maka terjadi penurunan, Pengurangan 1 point pada Motivasi maka 22,882-(1-0,481)=22,363. Kesimpulannya untuk tolak Ho diperoleh probabilitas motivasi dan penilaian prestasi sebesar 0,00 < 0,05, jadi disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara variable motivasi dan variable penilaian prestasi.
Kata Kunci: Motivasi, Prestasi Kerja, Penilaian Prestasi Kerja

 

D3 MANAJEMEN ADMINISTRASI
PENGARUH PELATIHAN ASISTEN ADMINISTRASI DALAM MENUNJANG AKTIVITAS PIMPINAN PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATION

Download File(s) | File 1 |


Tujuan penelitian ini secara keseluruhan untuk memenuhi salah satu persyaratan di dalam mememuhi tridarma perguruan tinggi yakni darma penelitian yang wajib dilakukan oleh dosen IBM ASMI dengan obyek penelitian di PT Bakrie Sumatera Plantations, dari data karakteristik responden yang adalah para karyawan PT Bakrie Sumatera Plantations, mayoritas responden berjenis kelamin ‘Wanita’, yaitu sebanyak 18 (delapan belas) responden dan dengan persentase 60%. Sedangkan untuk kategori usia, sebagian besar responden berusia antara 30 – 34 tahun, yaitu sebanyak 10 (sepuluh) responden dan dengan persentase 33,3%. Kemudian untuk kategori pendidikan responden, diketahui bahwa sebagian besar responden berpendidikan akhir ‘S1’, yaitu sebanyak 18 (delapan belas) responden atau sebesar 60%. Dan kesimpulan terakhir untuk kategori responden adalah kategori status responden. Hasil analisis mengetahui bahwa sebagian besar responden berstatus ‘Kawin’, yaitu sebanyak 17 (tujuh belas) responden, atau sebesar 56,7%.

Dari hasil pengolahan data variabel Pelatihan Asisten Administras Pimpinan PT Bakrie Sumatera Plantations, dapat disimpulkan bahwa persentase (%) nilai nomor jawaban yang tertinggi (maksimal) adalah 78,67 % yang terdapat pada kuesioner nomer 6 (enam), yaitu kuesioner mengenai kearifan Asisten Administras dalam berperilaku setelah mengikuti pelatihan. Sebagian besar responden berpendapat / menjawab kuesioner ‘Setuju’. Sedangkan persentase (%) nilai jawaban yang terkecil (minimal) adalah 72,67 % yang terdapat pada kuesioner nomor 3 (tiga), yaitu kuesioner mengenai keaktifan Asisten Administras dalam berbahasa Inggris setelah mengikuti pelatihan. Sebagian besar responden menjawab ‘Cukup Setuju’. Kemudian rata-rata (mean) persentase dari variable pelatihan Asisten Administras ini adalah 76,67 % yang berarti jawaban sebagian responden adalah ‘Setuju’.
Dalam pembahasan analisis data dari variabel Aktivitas Pimpinan PT Bakrie Sumatera Plantations, dapat disimpulkan bahwa persentase (%) nilai nomor jawaban yang tertinggi (maksimal) adalah 76 %. Yaitu yang terdapat pada kuesioner nomer 9 (A9) mengenai pernyataan bahwa pimpinan akan sangat terbantu dalam memperoleh alternative-alternatif pengembangan perusahaan jika mempunyai Asisten Administras yang memiliki kreativitas tinggi. Sebagian besar responden menjawab ‘Setuju’. Persentase (%) nilai nomor jawaban yang terendah (minimal) adalah 71,33 %. Yaitu yang terdapat pada kuesioner nomer 5 (A5) mengenai pernyataan bahwa pimpinan akan lebih cepat mengambil keputusan setelah Asisten Administras mempunyai keterampilan menangani surat dengan baik. Sebagian besar responden menjawab ‘Cukup Setuju’. Kemudian persentase rata-rata (mean) dari variabel Aktivitas Pimpinan adalah 73,53% yang berarti sebagian responden berpendapat ‘Setuju’.
Dan dalam uji hipotesis terdapat hubungan variabel bebas dan variabel terikat atau pengaruh Pelatihan Asisten Administras Pimpinan terhadap Aktivitas Pimpinan PT Bakrie Sumatera Plantations. Dalam analisis tersebut diperoleh angka probabilitas (sig.) sebesar 0,000 pada 2 (dua) sisi. Jadi, jauh lebih kecil dibandingkan 0,05 atau dapat dikatakan (p) < 0,05. Maka dari itu H0 ditolak. Kesimpulan terakhir dari analisis ini adalah bahwa variabel Pelatihan Asisten Administras dengan variabel Aktivitas Pimpinan saling berpengaruh atau signifikan.
Kata Kunci : Pelatihan Asisten Administras dan Aktivitas Pimpinan